<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Theresia Hutasoit</title>
	<atom:link href="http://threshutasoit.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://threshutasoit.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Jun 2011 04:03:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='threshutasoit.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Theresia Hutasoit</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://threshutasoit.wordpress.com/osd.xml" title="Theresia Hutasoit" />
	<atom:link rel='hub' href='http://threshutasoit.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>IN MEMORIAM IBUNDA TERCINTA</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2009/05/08/in-memoriam-ibunda-tercinta/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2009/05/08/in-memoriam-ibunda-tercinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 15:04:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[FAMILY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Helmina Isabella Tobing. Sungguh nama yang sangat indah, setidaknya menurutku dan si empunya nama sendiri, yang aku tahu sangat bangga dengan nama tersebut. Terlebih lagi wanita pemilik nama itu bukanlah anak masa kini yang umumnya memiliki nama yang bagus-bagus, namun dia sudah dilahirkan hampir 72 tahun yang lalu. Selain  bangga dengan namanya, wanita itupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=120&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-139" title="my mom" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2009/05/my-mom.jpg?w=81&#038;h=108" alt="my mom" width="81" height="108" />Namanya Helmina Isabella Tobing. Sungguh nama yang sangat indah, setidaknya menurutku dan si empunya nama sendiri, yang aku tahu sangat bangga dengan nama tersebut. Terlebih lagi wanita pemilik nama itu bukanlah anak masa kini yang umumnya memiliki nama yang bagus-bagus, namun dia sudah dilahirkan hampir 72 tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain  bangga dengan namanya, wanita itupun sangat bangga dengan masa mudanya dan berdasarkan kisahnya kepadaku, dapat kusimpulkan bahwa saat itu merupakan &#8216;zaman keemasan&#8217; baginya. Berbagai kegiatan dan perkumpulan diikutinya, termasuk ikut dalam kelompok bermain tenis di masa itu, yang mungkin hanya diikuti oleh kalangan tertentu saja. Uangpun bukan masalah untuknya, karena saat itu dia sudah mengajar di SKKA Maris Stella Medan dan selalu mendapat kiriman uang secara rutin dari abangnya di Jakarta, yang tentunya sangat mengasihinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella memang nama yang indah, Isabella adalah nama ratu di zaman dahulu, dan itu adalah nama ibuku.  Aku yakin sang orangtua (ompungku) memberikan nama itu dengan harapan agar anaknya (ibuku) mengalami kehidupan yang indah bagaikan ratu. Namun selain kisah pada masa mudanya dan juga mungkin pada masa-masa awal pernikahannya ketika kami masih kecil-kecil, aku tidak ingat lagi apakah masih ada masa-masa indah dalam kehidupannya. Yang aku ingat dan baru kupahami setelah aku dewasa, bahwa mungkin hanya ketegangan, kecemasan dan kemarahan yang kemudian dirasakannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella Tobing adalah wanita yang lemah sekaligus paling kuat. Dia telah melalui pergumulan hidupnya dengan caranya sendiri yang menurut banyak orang tidak lazim, begitupun menurutku setelah aku dewasa. Dia terlihat seperti wanita Jawa tempo dulu yang selalu sabar &amp; &#8216;nrimo&#8217;, namun sangat kuat melewati semua badai kehidupan berkeluarga, demi masa depan 4 orang manusia yang telah keluar dari rahimnya.<span id="more-120"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella Tobing adalah seorang ibu rumah tangga yang rela berhenti bekerja sebagai guru di SKKA, demi mengurus sendiri anak-anaknya. Dia yang kemudian membantu perekonomian keluarga dengan menjahit baju pesanan orang dan tak jarang sampai larut malam. Seorang wanita Batak yang sangat menginginkan anak2nya bisa menyelesaikan sekolahnya, yang tak pernah ketinggalan untuk mengikuti kewajiban2 adatnya dan yang selalu bisa menutupi kekurangan keluarga sehingga membuat semuanya terlihat baik2 saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella Tobing adalah ibuku tercinta, yang mulai menderita sakit darah tinggi ketika aku menginjak dunia kampus. Yang mungkin banyak menyimpan segala sesuatu dalam hati dan pikirannya, sehingga sakit itu terus berkembang dan menyerang bagian rahangnya dan yang kemudian sembuh setelah melewati berbagai pengobatan namun harus terus menelan obat darah tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella Tobing adalah ibuku tercinta, yang akhirnya ditinggal merantau satu persatu oleh anak-anaknya, termasuk aku, demi menata masa depannya masing-masing. Seorang ibu yang tak banyak menuntut dan yang sangat gembira menyambutku setiap kali pulang untuk berlibur, terlebih lagi ketika akhirnya aku mengabarkan telah menemukan seseorang untuk pendamping hidupku. Beberapa kerabat mengatakan moment inilah yang paling ditunggu-tunggunya karena aku adalah putri satu2nya dan mungkin ini juga menjadi bagian dari beban pikirannya, mengingat usiaku saat itu sudah lebih dari cukup.</p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella Tobing adalah juga seorang nenek, yang sangat gembira mendengar kabar akan mendapatkan tambahan cucu baru dariku. Dia yang kemudian merajut pinggiran lampin-lampin yang akan dibawanya dari Medan ke Jakarta sebagai wujud kerinduan dan kasihnya kepada anak dan cucunya. Namun kerinduannya dan kerinduanku akan kehadirannya di rumahku sendiri, harus pupus karena penyakitnya itu. Entah bagaimana awalnya, yang kudengar adalah dia tiba-tiba jatuh di kamar, hanya beberapa saat setelah selesai bersaat teduh. Kejatuhannya berbuntut panjang, karena setelah itu dia harus menjalani operasi pemasangan pipa di dalam kepala untuk menyalurkan cairan yang menumpuk di bagian otak. Dan kelanjutannya adalah sesuatu yang tak pernah kubayangkan pernah terjadi. Kesehatannya semakin hari semakin menurun, dari yang semula masih bisa berjalan walau dengan dipapah sampai akhirnya dia harus terbaring kaku di tempat tidur, praktis hanya 6 bulan sejak menjalani operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Helmina Isabella Tobing, begitulah nama indah itu tertulis pada papan salib di pusaranya. Engkau adalah seorang wanita yang kuat ibuku. Selama 6 tahun engkau terbaring kaku dan akhirnya meninggalkan kami semua pada tanggal 13 April 2009 di pagi hari karena tiba-tiba mengalami sesak nafas. Tuhan telah memanggilmu dan aku bersyukur mendengar bahwa engkaupun turut berdoa sebelum menutup mata untuk selamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibuku tercinta &#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahukah engkau bahwa selama enam tahun engkau terbaring kaku, setiap hari aku selalu berdoa untuk kesembuhanmu dan berharap akan ada mujizat sehingga engkau akan bisa berjalan lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahukah engkau bahwa selama enam tahun harapanku selalu sama, engkau akan datang ke rumah kami, bercengkerama dengan cucu2mu dan kita bisa mengobrol panjang lebar di teras rumah, berbicara banyak hal bahkan tentang segala unek2mu yang biasanya engkau bicarakan kepadaku melalui telepon, selagi masih sehat dulu. Lalu kita akan pergi berjalan-jalan ke tempat mana saja yang kau suka, tempat-tempat menyenangkan yang dulu belum pernah kau kunjungi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahukah engkau bahwa aku sangat sedih setiap kali pulang ke Medan dan mendapati engkau masih terbaring kaku. Tak ada hal yang bisa kulakukan untuk membahagiakanmu selama enam tahun itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tahukah engkau begitu pilunya hatiku ketika mendengar berita kepergianmu dan berbagai penyesalan memenuhi kepalaku. Maafkan aku  ibu, kalau tak sempat aku memberikan kebahagiaan di masa hidupmu. Maafkan aku ibu kalau selama masa hidupmu, mungkin aku dengan segala tingkah-lakuku sering menambah beban pikiranmu.</p>
<p style="text-align:justify;">Ibuku tercinta &#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Hidup ini memang penuh dengan misteri yang terkadang sulit kupahami. Mungkin suatu kebetulan bahwa engkau jatuh sakit menjelang aku melahirkan anak pertama dan sekarang engkau pergi, juga saat aku menunggu kelahiran anakku yang ketiga. Akupun tak pernah mengerti mengapa sampai masa-masa akhir hidupmu penderitaan selalu menyertaimu dan mungkin engkau sudah sangat lelah menahan penderitaan selama 6 tahun ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat jalan ibuku tercinta, tak banyak kebahagiaan yang kau rasakan dalam kehidupanmu, namun kini berbahagialah bersama Bapa di sorga. Kasih dan pengorbananmu demi kami anak-anakmu akan tetap kuingat dan kelak akan kuceritakan kepada cucu2mu Juan, Mika dan bakal adiknya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in FAMILY  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=120&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2009/05/08/in-memoriam-ibunda-tercinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2009/05/my-mom.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">my mom</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ulang Tahun Special</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/10/10/ulang-tahun-special/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/10/10/ulang-tahun-special/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 16:06:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[FAMILY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Hampir 2 minggu aku merasakan dampaknya mudik lebaran. Karena si mbak2 lagi pada pulang, praktis aku yang gantiin job-nya, terutama yang paling repot ngurus anak2, karena anak2ku yang masih kecil2 itu masih harus disuapin makannya. Sudah bisa dibayangkanlah capenya, walaupun aku minta bantuan sama orang kampung belakang untuk cuci-setrika dan nyapu-ngepel, tapi tetap aja repot, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=95&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/10/bunga-ultah2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-105" title="bunga-ultah" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/10/bunga-ultah2.jpg?w=101&#038;h=76" alt="" width="101" height="76" /></a>Hampir 2 minggu aku merasakan dampaknya mudik lebaran. Karena si mbak2 lagi pada pulang, praktis aku yang gantiin job-nya, terutama yang paling repot ngurus anak2, karena anak2ku yang masih kecil2 itu masih harus disuapin makannya. Sudah bisa dibayangkanlah capenya, walaupun aku minta bantuan sama orang kampung belakang untuk cuci-setrika dan nyapu-ngepel, tapi tetap aja repot, terutama setelah anak2 masuk sekolah hari Senin dan 2 hari terakhir gak ada pembantu serep itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dua hari yang lalu, selagi repot-repotnya beres2 rumah, datang kiriman bunga dari Husband. Setelah dinihari jam 12 di bangunkan untuk diberi selamat serta kado ulang tahun, siangnya karangan bungapun hadir melengkapi hari Ulang Tahunku, hmmm&#8230; <span id="more-95"></span>kali ini benar2 special karena bisa jadi obat cape. Mendapat kiriman bunga Ulang Tahun dari Husband memang bukan baru kali ini. Setiap tahun pasti ada bunga, kalau ulang tahunku jatuh pada hari kerja, pastilah bunga itu akan hadir di kantor. Dulu waktu Ultah pertamaku setelah kami menikah, aku sangat surprise karena tahu-tahu ada kiriman bunga datang ke kantorku. Aku ingat dulu ada teman yang bilang &#8221; Haa.. kita liat aja tahun depan, pasti bunganya lebih kecil, lalu tahun depannya hilang&#8221;&#8230; ha-ha-ha&#8230; dia bisa gigit jari, karena sampai sekarang aku masih menerima kiriman bunga ultah. Dasar sirik ! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align:justify;">Malamnya Husband juga membawakan kue ulang tahun dan kami bikin acara tiup lilin sama anak2. Acara Ultah yang simple namun cukup berkesan, terutama karena setelahnya harus kembali berbenah rumah &#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in FAMILY  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=95&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/10/10/ulang-tahun-special/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/10/bunga-ultah2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bunga-ultah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak-anak itu</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/09/22/anak-anak-itu/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/09/22/anak-anak-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 13:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUPA-RUPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Hatiku selalu merasa teriris setiap kali melihat anak kecil  ikut mengemis bersama ibunya. Sedih sekali membayangkan anak sekecil itu sudah harus mengalami kerasnya kehidupan ini. Sesungguhnya pemandangan seperti itu bukan hal yang aneh lagi di kota metropolitan ini, namun entah mengapa selalu saja meninggalkan rasa tak nyaman di hatiku. Siapakah yang harus disalahkan ? Ibu-bapaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=68&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hatiku selalu merasa teriris setiap kali melihat anak kecil  ikut mengemis bersama ibunya. Sedih sekali membayangkan anak sekecil itu sudah harus mengalami kerasnya kehidupan ini. Sesungguhnya pemandangan seperti itu bukan hal yang aneh lagi di kota metropolitan ini, namun entah mengapa selalu saja meninggalkan rasa tak nyaman di hatiku. Siapakah yang harus disalahkan ? Ibu-bapaknya yang membiarkannya hadir ke dunia ini dan langsung memperkenalkannya kepada kekerasan dan kepahitan hidup ? Negara yang berjanji untuk memelihara  fakir miskin dan anak2 terlantar di salah satu pasal dalam Undang-Undang Dasarnya, namun ternyata hanya menjadikannya sebagai bahan hapalan anak2 sekolah, termasuk aku dulu. Ah&#8230; entahlah !</p>
<p style="text-align:justify;">Di dekat kantorku  ada jembatan penyeberangan yang sering kulewati pada saat jam makan siang. Biasanya di tangga jembatan itu selalu ada seorang ibu2 gemuk dengan anaknya yang juga bertubuh montok.<span id="more-68"></span> Sebenarnya aku sedikit heran, bagaimana mereka yang untuk makan saja harus mengemis dulu, bisa tumbuh subur begitu. Aku juga bisa melihat anak montok itu bertambah besar, dari bayi hingga bisa berjalan dan bahkan berlari-lari di jembatan penyeberangan itu. Aku ingat, ketika anaknya masih bayi si ibu sering menidurkannya dlm kardus kecil di sampingnya atau mengikatkan kain gendongan pada besi2 tangga untuk ayun2an si anak, lalu si ibu akan memainkan gitar kecil sambil menyanyikan lagu &#8220;Bang Toyib&#8230; bang Toyib&#8230;.&#8221; , begitulah yang kudengar, setiap kali dengan  lagu yang sama.</p>
<p style="text-align:justify;">Semula aku mengira anak itu pastilah sudah tak berbapak, sehingga ibunya yang sudah tak memiliki apa2 lagi dan tak tahu harus berbuat apa2 lagi, terpaksalah mengajak anaknya itu untuk mengemis setiap hari. Namun betapa herannya aku, ketika kemudian beberapa kali anak itu mengemis bersama seorang laki-laki, yang menurut dugaanku, pastilah bapaknya. Dan dugaanku ternyata benar, karena ketika pada suatu waktu aku harus berangkat sangat pagi ke kantor dan melewati pelataran toko-toko yang masih tutup, aku melihat anak itu sedang bermain bersama bapak dan ibunya, yang kelihatannya baru saja bangun. Tampaknya mereka semalaman tidur di emperan toko itu dengan beralaskan karton kardus dan kain2.</p>
<p style="text-align:justify;">Uh&#8230; ternyata anak itu mempunyai orang tua yang lengkap dan sehat-sehat. Akupun berpikir, apakah sedemikian kerasnya kehidupan di kota yang macet ini, sehingga si bapak dan si ibu tdk lagi punya kesempatan untuk bisa bekerja guna menghidupi anaknya. Atau mungkinkah mereka memang lebih memilih mendapatkan uang dengan cara mudah, walaupun harus mengorbankan anak mereka secara fisik dan mental. Ah.. entahlah, yang kusaksikan ini hanyalah sekelumit kehidupan anak2 yang tumbuh dan besar di jalanan.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa waktu yang lalu, di bawah jalan layang di kawasan Cempaka Mas, akupun melihat seorang ibu sedang membagi-bagikan makanan untuk anak-anaknya. Di sekelilingnya banyak ibu-ibu yang menggendong anaknya dan mulai bergerak menadahkan tangan, ketika mobil2 berhenti di depan mereka. Aku tidak tahu apakah kisah hidup mereka sama dengan si pengemis yang ada di dekat kantorku itu, namun yang pasti di kota ini masih banyak yang seperti mereka, yang dengan alasan sama atau berbeda, membawa anak-anak untuk mengemis bersama mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari yang lalu, aku kembali melihat seorang bayi bersama ibunya yang menadahkan wadah plastik kepada setiap orang yang melewatinya. Sungguh melihat bayi itu lagi-lagi menimbulkan rasa iba yang sangat mendalam di hatiku. Siapakah yang salah ? Bapaknya ? Ibunya ? Negara ini ?</p>
<p style="text-align:justify;">Ah&#8230; entahlah !</p>
<br />Posted in RUPA-RUPA  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=68&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/09/22/anak-anak-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenangan di Kampung</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/07/15/kenangan-di-kampung/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/07/15/kenangan-di-kampung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 16:15:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUPA-RUPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[baca terus ya..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=67&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah mengapa, sampai saat ini kenangan masa kecil yang paling membekas dalam ingatanku adalah saat aku berlibur ke rumah ompungku di Siborong-borong atau tepatnya setiap kali berlibur ke sana. Seingatku waktu masih kecil kami sangat sering pulang ke Siborong-borong, paling tidak setiap hari Natal / Tahun Baru, berhubung di awal bulan Januari ompung doliku juga  ber-ulang tahun. Tentang ompung doliku ini aku ingin bercerita sedikit.</p>
<p>Kami cucu-cucu ompung menyebut ompung doliku ini dengan ompung &#8216;besar&#8217; (dengan penyebutan e-taling, khas orang batak). Entah siapa yang memulai menyebutkan demikian, namun nama ini menurutku sangat sesuai dengan bentuk tubuh ompung yang tinggi-besar, suara yang besar, tampang ke-Belanda2-an dan hidung yang mancung (ini diwariskannya kepada anak2 dan cucu2nya, walaupun belum ada yang sebagus bentuk hidung ompung).</p>
<p>Selain tampangnya yang ke-Belanda2-an, keseharian &#8216;ompung besar&#8217; juga seperti kebiasaan orang2 Belanda tempo dulu. Setiap keluar dari rumah dia harus berpakaian necis lengkap dengan jas, topi dan tongkat. Bahkan, setiap kali makanpun dia harus dalam keadaan rapi dan bersepatu. Kelihatannya kebiasaan itu tidak terlalu mengherankan, mengingat konon katanya ompung adalah &#8216;Kapala Nagari&#8217; Siborong-borong dan juga keturunan raja (padahal belum pernah kudengar orang Batak yang bukan keturunan raja. Sude do pomparan ni raja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ). <span id="more-67"></span></p>
<p>Kalau ditanya apakah aku dekat dengan ompung besar, jawabannya &#8220;mana bisa !&#8221;.  Bahkan aku sering takut pada ompungku itu. Setiap kali ompung datang ke rumah kami di Medan itu artinya kami cucu2nya yang masih kanak2 harus siap dengan berbagai perubahan peraturan, seperti tidak boleh nonton TV, katanya : &#8220;pamate i, angka begu do i&#8221; (matikan itu, hantu2 / orang2 gak benar yang ada di situ), tidak boleh main2 atau kejar2an dengan abang, katanya : &#8220;Tongka do na mariboto songon i&#8221; (pantang kakak-adik / laki-perempuan seperti itu), belum lagi kalo &#8220;songgak&#8221;-an (bentakan) yang seketika membatasi keceriaan kami sebagai kanak2. Kupikir, mungkin seperti itulah gaya mendidik orang tua tempo dulu. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Namun dalam hal &#8216;martarombo&#8217; tak usah diragukan lagi. Ompung besar selalu bisa punya kenalan baru yang ujung2nya katanya masih saudara. Ketika dia sudah semakin tua dan mulai pikun, kebiasaannya untuk setiap hari pergi jalan2 ( &#8220;mardalani tu pasar&#8221; ) tetap dilakukannya, lengkap dengan jas, topi dan tongkat. Hal itupun tidak hanya dilakukannya di Siborong-borong, tetapi juga ketika dia sedang berada di Medan. Dan karena kemahirannya &#8216;martarombo&#8217; itu pulalah seringkali ompung diantar pulang oleh orang yang baru dikenalnya di &#8220;pasar&#8221;. Kalau ada mobil yang berhenti di depan rumah dan kami tidak kenal, sudah bisa dipastikan sebentar lagi ompung akan turun dari dalam mobil itu.</p>
<p>Tapi hidup ini cukup adil, karena ompung besar yang begitu kaku dan pemarah didampingi oleh seorang istri yang sangat baik, lembut dan bersahaja. Kami memanggil ompung boru dengan sebutan &#8216;ompung kecil&#8217;, yang juga sesuai dengan bentuk tubuhnya yang kurus-kecil. Kalo dulu kedatangan ompung besar selalu membuat kami takut, sebaliknya kedatangan ompung kecil selalu kami tunggu-tunggu. Dengan ompung kecil kami bisa sangat dekat dan bermanja-manja. Biasanya aku akan duduk dekat2 ompung sambil belajar meramu &#8216;napuran&#8217; (sirih untuk dikunyah). Sesekali aku ikut mencoba &#8216;napuran&#8217; yang rasanya aneh itu. Kamipun sering dapat &#8216;balen&#8217; ( bahasa Medan = uang / angpao ) dari ompung kecil. Biasanya aku dikasih &#8216;satali&#8217; (dua puluh lima rupiah) yang saat itu nilainya cukup lumayan buat jajan. Setiap kali datang, ompung kecil tak lupa membawa hasil kebunnya, ubi kayu, ubi rambat, sayur pahit (sawi pahit), sayur jipang (labu siam) juga alpukat besar2 yang suka kami kerok dan dicampur dengan gula pasir, rasanya&#8230; hmmm&#8230; lecker !!.</p>
<p>Ketika sedang berlibur di Siborong-borong, menemani ompung memanen hasil kebunnya menjadi salah satu hal yang sangat menyenangkan buatku. Kami akan memetik sayur jipang, kangkung atau mencabut ubi kayu dan ubi rambat. Biasanya sebagian sayuran dan ubi rambat akan dicincang untuk makanan babi. Ketika pertama kali kulihat bubur Manado, kupikir ada juga kemiripannya dengan hasil cincangan ompung . Jangan2 karena itu pula aku tak suka makan bubur Manado <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>Rumah ompung dulu memang sangat menyenangkan. Model rumah panggung seperti kebanyakan rumah2 di kampung, dengan dinding dan lantai kayu yang hangat, tempat tidur berkelambu dan selimut tebal-tebal, memang sangat cocok di Siborong-borong yang hawanya sangat dingin itu. Di belakang ada dapur yang dibuat di bangunan terpisah di bawah dan tanpa kolong. Ruangan ini juga cukup besar karena difungsikan juga sebagai gudang penyimpanan barang dan biji2 kopi, hasil dari kebun kopi di belakang rumah ompung. Disini juga ada meja makan besar dan tempat memasak berupa 2 tungku perapian. Dari dapur ada pintu menuju ke sumur besar dan kamar mandi. Biasanya pagi-pagi kami akan turun ke ruangan bawah dan duduk2 di depan perapian untuk menghangatkan telapak tangan dan kaki yang nyaris beku. Lantas ompung kecil akan membakar &#8216;gulamo&#8217; (ikan asin) dan kami makan di depan perapian dengan nasi hangat &#8230;. mantap kali !</p>
<p>Di depan rumah ompung terbentang lapangan rumput yang sangat luas yang sebagian ditanami dengan sayur2an. Selain itu ada juga kubangan kerbau yang terlihat jelas dari pintu depan rumah. Jalanan di depan rumah ompung juga masih berupa tanah merah yang bergelombang dan menurun, karena rumah ompung berada di bawah jalan lintas (jalan aspal). Dulu aku sangat suka memandangi lapangan rumput dan memperhatikan kerbau mandi2 di kubangan. Lain waktu aku akan menonton abang2ku meluncur dengan sepeda di jalan depan rumah ompung, tanpa menginjak rem. Waktu itu aku masih terlalu kecil untuk ikut2an dalam atraksi sepeda luncur itu, jadi aku hanya bisa menonton saja.</p>
<p>Kalau sekarang aku masih suka mengingat pengalamanku di kampung dan bahkan merasa sangat senang setiap kali mengingatnya, kupikir mungkin setiap anak  perlu punya pengalaman kedekatan dengan alam, agar dia punya kenangan yang akan membuatnya senang setiap kali mengingatnya, setelah dewasa nanti. Bah ! Ini artinya aku punya hutang kepada anak-anakku untuk mendekatkan mereka ke alam. Untung saja liburan kemarin aku masih sempat mengajak mereka ke Taman Safari dan Taman Wisata Mekarsari. Kelihatannya berkunjung ke tempat2 seperti itu harus kujadikan program rutin untuk anak2ku daripada hanya sekedar bermain-main di mall. Biar nantinya mereka juga punya kenangan yang menyenangkan sepertiku. Menyenangkan memang, tapi harus merogoh kocek yang lebih dalam <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  .</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=67&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/07/15/kenangan-di-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KENAPA AYAM MENYEBRANG JALAN ?????</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/07/02/kenapa-ayam-menyebrang-jalan/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/07/02/kenapa-ayam-menyebrang-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 04:48:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUPA-RUPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[KENAPA AYAM MENYEBRANG JALAN ????? Jawaban dari : GURU TK : supaya sampai ke ujung jalan PLATO : untuk mencari kebaikan yang lebih baik POLISI : beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa setelah saya interogasi dia SBY : i don&#8217;t care about that chicken. sistem kita sedang berjalan untuk mengawasinya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=64&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/07/gambarasdin_001.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-65" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/07/gambarasdin_001.jpg?w=52&#038;h=70" alt="" width="52" height="70" /></a>KENAPA AYAM MENYEBRANG JALAN ?????<br />
Jawaban dari :</p>
<p>GURU TK : supaya sampai ke ujung jalan</p>
<p>PLATO : untuk mencari kebaikan yang lebih baik</p>
<p>POLISI : beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa setelah saya interogasi dia</p>
<p>SBY : i don&#8217;t care about that chicken. sistem kita sedang berjalan untuk mengawasinya.</p>
<p>JUSUF KALLA : tidak perlu konvensi untuk menjawab mengapa ayam itu tetap menyebrangi jalan</p>
<p>THUKUL ARWANA : dasar ndeso gak pernah liat ayam nyebrang jalan apa&#8230; itu namanya kristalisasi keringat.. puas..puas..</p>
<p>ABDULLAH BADAWI : ayam tu trully asia symbol. rightcopy pekare ayam tu dalam kuase pemerintah malaysie.</p>
<p>AHMAD DHANI : saya tidak akan memaafkan ayam itu, kalau dia tidak menyebrang balik kembali. <span id="more-64"></span></p>
<p>AA GYM : biarkan ayam itu menyebrang jalan, jangan kita gunjingkan. Karena menggunjing itu dosa. Jagalah hati.</p>
<p>ABDURAHMAN WAHID (Gus Dur) : ayam itu pasti mencari anaknya, gitu aja kok repot!</p>
<p>JOSE MOURINHO : ayam itu akan menunggu bola di seberang jalan. Hadang dia dengan dua bek, agar kesulitan untuk menerima umpan.</p>
<p>ARISTOTELES : karena merupakan sifat alami dari ayam</p>
<p>KAPTEN JAMES T.KIRK (Star Trek) : karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi</p>
<p>MARTIN LUTHER KING, JR : saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyebrang jalan tanpa mempertanyakan kenapa</p>
<p>MACHIAVELLI : poin pentingnya adalah ayam menyebrang jalan!siapa yang peduli kenapa!akhir dari penyebrangan akan menentukan motivasi ayam itu</p>
<p>GEORGE W.BUSH : kami tidak peduli kenapa ayam itu mnyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami.tidak ada pihak tengah di sini!</p>
<p>DARWIN : ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.</p>
<p>EINSTEIN : Apakah ayam itu menyebrang jalan atau jalan yang bergerak dibawah ayam itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri. semuanya relatif.</p>
<p>NELSON MANDELA : Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyebrang jalan! dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati</p>
<p>MUGABE : Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyebranginya dengan dorongan ayam2 veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia bisa menyebranginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. Kami tidak akan berhenti sampai ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya!</p>
<p>ISAAC NEWTON : Semua ayam di bumi ini kan menyebrang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.</p>
<p>SUTIYOSO : itu ayam pasti ingin naik busway</p>
<p>PROGRAMMER J2EE : Tidak semua ayam dapat menyebrang jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyebrangable, ayam2 yg ingin atau bisa menyebrang d haruskan untuk mengimplementasikan interface nyebrangable, jadi d sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely coupled.</p>
<p>ROBERT LANGDON (The Da Vinci Code) : kemungkinan ada konspirasi antara ayam dengan penguasa saat ini. Kita akan pantau jejak ayam di jalan sampai menemukan simbol-simbol yang bisa jadi titik terang</p>
<p>BILL GATES : tidak hanya akan ada satu ayam yang menyebrang jalan, akan ada ayam-ayam menyebrang di seluruh jalan di dunia karena kemudahan jalan untuk bisa disebrangi ayam dengan jalan versi 3000!</p>
<p>PUTRI DIANA : ayam yang mana di jalan mana? Yang jelas jalanan di seluruh dunia harus dibersihkan dari ranjau darat.</p>
<p>JASON BOURNE (The Bourne Identity) : apa? ayam itu menyebrang jalan? Sudah kuperintahkan untuk menunggu sampai aku kembali, karena bahaya sedang mendekat.</p>
<p>THOMAS ALVA EDISON : ayam itu mempunyai keinginan yang kuat untuk sampai ke seberang jalan. Karena untuk menyebrang jalan hanya 1% dibutuhkan bakat, 99% kerja keras.</p>
<p>JOHN F. KENNEDY : jangan tanyakan apa yang ayam itu lakukan, tapi tanyakan apa yang bisa kita lakukan untuk ayam itu.</p>
<p>WARREN BUFFET : karena trend pasar sekarang sedang bullish, maka ayam itu menyebrang. Tunggu saja sampai pasar sedang bearish, pasti ayam itu kembali lagi.</p>
<p>GALILEO GALILEI : kecepatan pergerakan ayam ketika menyebrang, tidak bergantung pada berat ayam itu. Semua ayam dengan berat yang berbeda pasti mempunyai kecepatan yang sama ketika menyebrang.</p>
<p>CUSTOMER SERVICE : selamat pagi, ayam itu pasti ingin ke ATM terdekat. Terima kasih, selamat pagi.</p>
<p>KOLONEL SANDERS : masa sih ada ayam menyebrang? Kan semua sudah menjadi santapan di restoran saya, KFC.</p>
<p>JACKIE CHAN : who ay am ?</p>
<p>(Joke ini dikirim seorang teman via e-mail dan sudah cukup lama mengendap di inbox-ku. Kupikir daripada dibuang sayang, mending ditaruh di blogku saja &#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=64&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/07/02/kenapa-ayam-menyebrang-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/07/gambarasdin_001.jpg?w=225" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pagi ini tanggal 26 Juni 2008</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/26/pagi-ini-tanggal-26-juni-2008/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/26/pagi-ini-tanggal-26-juni-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 06:35:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUPA-RUPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian pagi ini, dalam perjalanan menuju ke kantor, sangat mengagetkan kami (aku dan suamiku). Ketika itu aku sedang membaca koran di samping suamiku yang sedang mengendarai mobil. Baru beberapa saat setelah kami melewati gerbang tol Pondok Ranji dan kami ada di jalur cepat, mendadak suamiku menyerukan sesuatu dan ketika aku melihat ke depan ternyata mobil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=62&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/praying.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-63" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/praying.jpeg?w=54&#038;h=81" alt="" width="54" height="81" /></a>Kejadian pagi ini, dalam perjalanan menuju ke kantor, sangat mengagetkan kami (aku dan suamiku). Ketika itu aku sedang membaca koran di samping suamiku yang sedang mengendarai mobil. Baru beberapa saat setelah kami melewati gerbang tol Pondok Ranji dan kami ada di jalur cepat, mendadak suamiku menyerukan sesuatu dan ketika aku melihat ke depan ternyata mobil di depan kami telah melintang posisinya karena mengerem tiba2 dan berputar 90 derajat. Suamiku langsung membanting setir ke kiri untuk menghindar dan nyaris mengenai ekor mobil itu.</p>
<p>Ufff&#8230;. lututku langsung lemas, jantungku berdebar-debar. Untung saja saat itu jarak kami dengan mobil itu tidak terlalu dekat, dan sedang tidak ada mobil di jalur sebelah kiri kami. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan kami dan orang dalam mobil itu, bila situasi yang ada malah sebaliknya. Perlu waktu beberapa saat untuk menetralisir kembali kekagetanku. Entah apa sebabnya pengemudi mobil itu tiba2 mengerem saat melaju dengan kecepatan tinggi, tapi syukurlah dia aman2 saja.</p>
<p>Dan ketika sampai di kantor akupun langsung tertunduk, bersujud dan bersyukur pada-Nya. Aku sangat sadar bahwa kami terhindar dari kecelakaan bukanlah karena kemahiran suamiku menyetir, tetapi semua itu adalah berkat dan perlindunganNya. Dia masih memelihara kami dan dia masih mendengar doaku ketika saat teduh tadi pagi.</p>
<p>Terima kasih ya Tuhan, pagi ini  kami terima lagi berkat-Mu yang sangat nyata dalam hidup kami. Segala sesuatu bisa terjadi pada kami, karena itu biarlah kami serahkan hidup kami ke dalam tangan pengasihanMU. Terpujilah nama-Mu, di dalam Yesus. Amin.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/62/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/62/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=62&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/26/pagi-ini-tanggal-26-juni-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/praying.jpeg?w=90" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Kuhitung Berkat-Nya</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/25/ketika-kuhitung-berkat-nya/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/25/ketika-kuhitung-berkat-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 06:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[RUPA-RUPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membaca renungan ini di blog favoritku, akupun merasa tersentak dan mengingat serta menghitung kembali berkat-berkatNya kepadaku. Ketika banyak bayi2 ditinggalkan orang tuanya di panti asuhan, aku selayaknya bersyukur karena aku lahir atas dasar cinta dan kedua orang tuaku sangat menyayangiku. Ketika banyak anak2 yang makan hanya sehari sekali dan bahkan sering tidak makan, aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=61&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika membaca renungan <a href="http://rumametmet.com/?p=1046#more-1046" target="_self">ini</a> di blog favoritku, akupun merasa tersentak dan mengingat serta menghitung kembali berkat-berkatNya kepadaku.</p>
<p>Ketika banyak bayi2 ditinggalkan orang tuanya di panti asuhan, aku selayaknya bersyukur karena aku lahir atas dasar cinta dan kedua orang tuaku sangat menyayangiku.</p>
<p>Ketika banyak anak2 yang makan hanya sehari sekali dan bahkan sering tidak makan, aku selayaknya bersyukur karena dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua yang walaupun kondisi ekonominya pasang surut, namun masih bisa memberiku makanan yang cukup gizi.</p>
<p>Ketika banyak anak2  terpaksa harus putus sekolah karena tak ada biaya, aku selayaknya bersyukur karena orang tuaku dengan segala daya upayanya bisa  menyekolahkanku sampai ke tingkat sarjana.</p>
<p>Ketika aku mendapatkan pekerjaan tanpa menunggu lama2 setelah selesai sekolah, aku selayaknya bersyukur karena saat itu banyak teman2 yang masih menganggur dan bahkan masih kuliah.<br />
<span id="more-61"></span></p>
<p>Ketika orang tuaku khawatir akan kejombloanku, aku selayaknya bersyukur karena diizinkan bertemu dengan seorang pria yang dengannya aku mantap meninggalkan kejombloanku.</p>
<p>Ketika beberapa orang merasakan rumah tangganya bak neraka dan bahkan mengalami KDRT, aku selayaknya bersyukur karena sampai dengan saat ini rumah tanggaku baik2 saja.</p>
<p>Ketika banyak orang mengeluhkan hubungan yang tidak harmonis dengan mertua dan ipar2nya, aku selayaknya bersyukur karena mendapatkan mertua yang bijak dan ipar2 yang sangat baik.</p>
<p>Ketika banyak orang bertahun-tahun mendambakan keturunan dan belum mendapatkannya, aku selayaknya bersyukur karena aku telah dikaruniai sepasang anak yang cakep2 dan lucu.</p>
<p>Ketika aku terus mengingat semua berkat2 yang kuterima, ternyata aku telah menitikkan air mata ketika menuliskan ini.</p>
<p>Tuhanku sangat mengasihiku, maka tak layaklah aku bersungut-sungut saat menghadapi kerikil kecil maupun besar dalam kehidupan ini.</p>
<p>Ampuni aku ya Tuhan, aku bersyukur atas semua berkat2Mu yang telah kuterima. Terpujilah nama-Mu sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/61/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/61/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=61&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/25/ketika-kuhitung-berkat-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HAPPY BIRTHDAY MY KIDS !</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/17/happy-birthday-my-kids/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/17/happy-birthday-my-kids/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 10:23:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[FAMILY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/17/happy-birthday-my-kids/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk kedua anakku : Dedek Mika yang cantik, lucu, cerewet dan sedikit jutek. Selamat Ulang tahun yang ke-3 ya sayang. Tanggal 10 kemarin Mika sudah tiup lilin kan. Tapi hari Minggu besok Mika tiup lilin lagi di Sekolah Minggu ya. Mama &#38; Papa mau Mika berbagi sukacita juga sama teman2 SM. Kalo mama hitung-hitung mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=41&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk kedua anakku :</p>
<p><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/ultah-mika-ke-34.jpg"><img src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/ultah-mika-ke-34.jpg?w=114&#038;h=92" alt="" width="114" height="92" class="alignleft size-medium wp-image-58" /></a><br />
Dedek Mika yang cantik, lucu, cerewet dan sedikit jutek.  </p>
<p>Selamat Ulang tahun yang ke-3 ya sayang. Tanggal 10 kemarin Mika sudah tiup lilin kan. Tapi hari Minggu besok Mika tiup lilin lagi di Sekolah Minggu ya. Mama &amp; Papa mau Mika berbagi sukacita juga sama teman2 SM.</p>
<p>Kalo mama hitung-hitung mungkin sampai umur Mika 3 tahun, waktu mama bertemu Mika gak sampai 2 tahun, itupun belum dikurangi kalo mama dinas ke luar kota. Senin- Jumat kan mama harus kerja dan ninggalin Mika di rumah 12 jam tiap hari termasuk waktu di jalan. Sabar ya sayang, doain biar mama bisa kerja tapi gak usah lama2 ninggalin Mika tiap hari. Kalo nanti Mika udah bisa baca, dan bisa baca blog mama ini, mama ingin Mika dan bang Juan juga tahu kalo mama sebenarnya sangat berat tiap pagi meninggalkan kalian dan baru ketemu lagi malam hari. Mama harus kehilangan banyak moment2 berharga dlm tumbuh-kembang kalian. Tapi Mika harus tetap ceria ya, mama sayang sekali sama Mika dan selalu kangen kalo lagi di kantor.<br />
Happy Birthday darling !</p>
<p><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/ultah-juan-ke-53.jpg"><img src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/ultah-juan-ke-53.jpg?w=136&#038;h=101" alt="" width="136" height="101" class="alignleft size-medium wp-image-59" /></a><br />
Bang Juan yang ganteng,</p>
<p>Selamat Ulang tahun yang ke-5 ya sayang. Kemarin Juan senang kan, merayakan Ulang Tahun sama teman-teman sekolah di A&amp;W. Mama lihat Juan sampai ‘over acting’ saking gembiranya. Juan lebih senang lagi kan, malamnya di rumah ketemu kakak Kika, Nina, bang Willi dan amangtua (kalo Mika bilangnya “Bpk. Pdt. Santa Claus <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), dapat buku bagus lagi ya bang…  </p>
<p>Mama senang sekali, Juan sekarang udah tambah pintar. Tapi Juan harus tetap terapi ya biar makin fokus, Juan kan hanya kurang konsentrasi aja lagi. Mama yakin kok Juan anak yang cerdas, kan kata papa (dari buku tentang genetika yang dibacanya) kecerdasan itu diturunkan dari garis keturunan ibu. Mamamu ini kan gak tergolong oot-lah, minimal waktu SD dan SMP masih dapat juara kelas …  puji diri..… <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>Sebenarnya mama ingin bisa terus mendampingi Juan karena memang Juan membutuhkannya, mungkin lebih dari dedek Mika. Tapi untuk saat ini kayaknya belum bisa ya sayang. Ini bukan karena mama ambisi dengan karir mama, malah sejak ada kalian, karir sudah tidak terlalu penting lagi buat mama. Doakan saja mudah2an bisa secepatnya ya sayang, bang Juan kan rajin berdoa waktu mau makan dan bobok … ok ! Anak mama pasti makin pintar dan mandiri ya, mama sayang sekali sama Juan dan juga selalu ingin cepat-cepat pulang untuk ketemu Juan.<br />
Happy Birthday my dearest son ! </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=41&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/17/happy-birthday-my-kids/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/ultah-mika-ke-34.jpg?w=114" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/ultah-juan-ke-53.jpg?w=136" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MY SON</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/14/my-son/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/14/my-son/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 02:29:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[FAMILY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Aku adalah seorang ibu yang berbahagia dengan sepasang anak yang ganteng, cantik serta lucu2. Sekarang ini anak perempuanku Mika sudah berumur 3 tahun dan Juan tanggal 16 ini genap berusia 5 tahun. Dua-duanya sangat menyita perhatianku, namun secara khusus Juan lebih kuperhatikan untuk hal-hal tertentu. Untuk hal ini aku ingin sharing dengan para orang tua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=40&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Aku adalah seorang ibu yang berbahagia dengan sepasang anak yang ganteng, cantik serta lucu2. Sekarang ini anak perempuanku Mika sudah berumur 3 tahun dan Juan tanggal 16 ini genap berusia 5 tahun. Dua-duanya sangat menyita perhatianku, namun secara khusus Juan lebih kuperhatikan untuk hal-hal tertentu. Untuk hal ini aku ingin sharing dengan para orang tua yang mungkin punya pengalaman yang sama, semoga ada manfaatnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Kalau selama ini aku memberi ekstra perhatian kepada Juan, tentu saja bukan karena aku lebih sayang padanya, aku mencintai kedua anakku itu dengan rasa cinta yang sama bobotnya. Semuanya terlebih karena Juan memang memerlukannya. Juan terlambat bicara dan dari beberapa referensi yang kubaca, hampir semua ciri2nya sama seperti anak autis, kecuali ‘kontak mata’ yang masih mau dilakukannya walaupun tidak lama, sehingga sebenarnya lebih seperti ciri2 anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Aku banyak membaca bagaimana kesulitan yang dialami anak2 ADHD di sekolahnya dan pergaulannya, dan aku tidak ingin anakku mengalami kesulitan yang sama. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Beranjak dari sana, kami (aku dan suamiku) membawanya ke Dr. Ika di Klinik Tumbuh Kembang anak R.S Pondok Indah dan dia memastikan Juan tidak autis. Katanya, kalau ADHD baru bisa dipastikan kalau umur si anak sudah 3,5 tahun, waktu itu usia Juan masih 1,5 tahun, dan menurutnya semua anak seusia itu memang sangat aktif, lantas dianjurkan agar dilakukan terapi sensory integrasi saja, dan syarat lain adalah puasa nonton TV. Kami menuruti semua anjuran dokter itu. Untuk ini seisi rumah harus berkorban tidak menonton TV selagi Juan belum tidur, gak masalah, semua demi Juan. Aku tidak perduli apakah dia ADHD ataupun ADD, aku tak ingin memberinya label seperti itu. Yang ingin kulakukan adalah agar dia bisa sejajar dalam pergaulan maupun pendidikan dengan anak2 yang lain.</span></p>
<p><span id="more-40"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Juan menjalani terapi SI seminggu 3 kali, dan setiap kali aku melihat dia meraung-raung ketika ditaruh di atas bola besar dan lantas tubuhnya dibolak-balik, aku ingin menangis dan menghentikan semuanya. Namun aku harus bisa menahan diri, semua demi kebaikan Juan. Kemudian akupun memasukkannya sekolah di <span> </span>Sanggar Bobo 2 kali seminggu sekedar untuk belajar berteman / sosialisasi, karena sehari-harinya dia hanya bergaul dengan mbak2nya saja. Aku komunikasikan kepada guru2nya tentang terapi itu agar semuanya dapat sejalan memberikan perkembangan yang positif untuk Juan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Setelah berjalan selama 6 bulan, aku tidak tahu persis mengapa, tapi Juan selalu menangis setiap sampai di depan tempat terapi dan tidak mau masuk. Aku pikir, mungkin dia trauma. Lalu kami memutuskan untuk menghentikan dulu saja terapinya dan kulihat Juan sudah mulai bisa menyebutkan ujung2 / akhiran kata. Semua yang dilakukan di terapi sedapat mungkin kutiru, membuat potongan gambar2 binatang dan benda2, melengkapi mainan2 edukatif dari kayu, belajar meniup lilin. Ketika aku sedang di kantor, akupun meminta bantuan babysitter untuk melakukan hal yang sama seperti di terapi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Umur 3 tahun Juan kudaftarkan di Kelompok Bermain Stella Maris yang masuk setiap hari Senin-Jumat. Dia sudah bisa mengucapkan beberapa kata-kata, tapi masih belum bisa membentuk satu kalimat utuh, paling banyak hanya tiga kata. Kupikir dengan setiap hari bersekolah tentu kemampuan verbalnya akan semakin bertambah. Setiap 1 atau 2 bulan sekali aku selalu cuti sehari dari kantor untuk melihat perkembangannya di kelas dan ikut duduk diam2 di belakang atas izin gurunya. Dan memang sekolah sangat banyak membantu, perbendaharaan kata2nya semakin banyak. Namun aku masih melihat kemampuan komunikasinya hanya satu arah. Sikapnyapun masih cuek dan kurang perduli lingkungan. Konsentrasinya masih pendek-pendek dan masih over aktif juga. Akupun berencana untuk mencari tempat terapi lagi, namun belum kutemukan yang cocok. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Secara kebetulan pada saat sekolahnya sedang ada program mendatangkan psikolog untuk melihat perkembangan anak2 di Kelompok Bermain itu, aku sedang cuti dan ada di sana. Dan ketika melihat Juan dan memegang kepalanya, dia (Ibu Inneke) bilang sepertinya ada cairan yang ter-block di otaknya, sehingga tidak seimbang antara yang kiri dan kanan. Kemudian dia menganjurkan agar dilakukan terapi ‘cranio sacral’ + SI + Okupasi dan itu bisa juga dilakukan di kliniknya di Gading Serpong. Karena belum pernah mendengar tentang cranio sacral aku segera googling dan menemukan beberapa penjelasan yang bisa kuterima.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Tak membuang waktu akupun segera membawanya ke sana menjalani terapi cranio sacral 2 kali seminggu dan terapi SI + Okupasi juga 2 kali seminggu. Aku sangat gembira, karena baru 1 bulan menjalani terapi, perkembangannya sangat pesat. Juan sudah mulai mau menjawab bila ditanya dan perbendaharaan katanya juga semakin banyak. Hari-hari selanjutnya perkembangannya semakin nyata, komunikasi 2 arahnya sudah semakin baik. Jadwal terapi cranio sacral menjadi 2 minggu sekali, sedangkan terapi SI dan Okupasi tetap 2 kali seminggu. Melihat anak2 yang menjalani terapi di sana, diam2 aku bersyukur Juan masih jauh lebih baik dari mereka. Beberapa anak bahkan belum bisa bicara padahal umurnya sudah lebih dari 5 tahun. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Sekarang ini Juan sudah bisa menulis, membaca kata-kata sederhana, berhitung dan mewarnai walaupun masih keluar batas (sebelumnya kalo ada kegiatan mewarnai, pasti seluruh objeknya dicoret-coret sehingga tidak terlihat lagi seperti apa bentuk aslinya :) </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">). Untuk pelajaran bahasa Mandarin kata gurunya dia termasuk yang paling cepat menghapalkan tulisan kanji itu. Aku tersenyum dalam hati, tentu saja, Juan paling cepat menghapal bentuk, lambang dan logo. Waktu usianya 3 tahun saja dia sudah bisa menyebut hampir semua merek mobil dengan melihat lambangnya. Begitupun dengan tulisan Kompas, Sunsilk, RCTI, SCTV dll yang sudah pernah diajarkan, dia ingat dan bisa menyebutkannya dengan cepat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Sudah lebih dari setahun Juan menjalani terapi, dan sekarang sudah seperti les private saja. Terapi cranionya sudah beres, hanya perlu 1 atau 2 bulan sekali saja untuk control. Terapi yang dilakukan sekarang lebih banyak ke terapi Okupasi hanya sesekali diselingi dengan terapi SI. Guru di sekolahnya juga sangat membantu karena bersedia menuliskan laporan harian tentang Juan pada buku yang sudah kusiapkan. Dia sangat senang melihat kemajuan yang dicapai Juan, katanya Juan tergolong anak yang pintar, hanya harus sering diingatkan kalau sedang mengerjakan tugas karena konsentrasinya masih cepat teralihkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Sekarang ini Juan juga aku ikutkan les piano private di sekolahnya. Tujuanku yang utama bukan untuk membuatnya mahir bermain piano, namun untuk lebih membantu keseimbangan otak kanan dan kirinya. Memainkan tangan kiri dan kanan secara bersamaan di atas tuts piano tentunya sangat membutuhkan konsentrasi. Walaupun awalnya dia tidak mau mengikuti namun pelan-pelan akhirnya sekarang dia sudah bisa memainkan kedua tangannya untuk lagu=-lagu sederhana yang diajarkan guru pianonya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Bulan Juli nanti Juan akan masuk TK B, perkembangannya sudah sangat baik, tapi dia akan tetap menjalani terapi. Aku merasa masih harus mengejar ketinggalan, mungkin sekitar 20 % lagi dan waktunya masih ada setahun lagi. Bila sudah masuk ke SD pelajarannya tentu akan jauh lebih sulit dan aku berharap konsentrasinya sudah tidak gampang terputus-putus lagi sehingga nantinya tidak mengalami kesulitan dalam belajar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Saranku untuk orang tua yang mengalami hal yang sama atau bahkan lebih berat, jangan pernah malu. Apakah anak kita Autis, Down Sindrome, ADHD ataupun ADD jangan simpan sendiri. Berbagilah dengan orang lain, kemungkinan mereka bisa membantu atau minimal memberikan informasi yang dapat menjadi solusi. Segeralah ambil inisiatif untuk kebaikan si anak, semakin awal dilakukan terapi akan semakin mudah memperbaikinya. Bekerjasama dengan guru di sekolah akan sangat membantu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US">Setiap anak tidak minta dilahirkan, apalagi lahir dengan kebutuhan khusus. Tapi anak punya masa depan yang berhak dia dapatkan dan kita sebagai orang tua harus membantunya untuk mendapatkan yang terbaik dengan segala daya upaya kita. Anak adalah buah hati dan kecintaan kita. Dia bukan masa depan kita tapi dia berhak punya masa depan yang cemerlang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;" lang="EN-US"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=40&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/14/my-son/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERAYAAN PASKAH SM HKBP SERPONG</title>
		<link>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/06/perayaan-paskah-sm-hkbp-serpong/</link>
		<comments>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/06/perayaan-paskah-sm-hkbp-serpong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 04:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>threshutasoit</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELAYANANKU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://threshutasoit.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Pada Perayaan Paskah bulan Maret yang lalu, seperti tahun-tahun sebelumnya, SM HKBP Serpong mengadakan kebaktian subuh dan dilanjutkan dengan acara mencari ‘telur Paskah’. Berhubung sekarang halaman gereja kami sebagian besar sudah tertutup dengan paving block, sehingga sulit untuk menyembunyikan telur2 itu, maka tidak dilakukan lagi permainan mencari ‘telur Paskah’ di halaman gereja. Sebagai gantinya kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=13&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pada Perayaan Paskah bulan Maret yang lalu, seperti tahun-tahun sebelumnya, SM HKBP Serpong mengadakan kebaktian subuh dan dilanjutkan dengan acara mencari ‘telur Paskah’. Berhubung sekarang halaman gereja kami sebagian besar sudah tertutup dengan paving block, sehingga sulit untuk menyembunyikan telur2 itu, maka tidak dilakukan lagi permainan mencari ‘telur Paskah’ di halaman gereja. Sebagai gantinya kami mengadakan aktivitas yang berbeda-beda di masing2 kelas dan ‘telur paskah’ yang sudah dimasukkan kedalam ‘keranjang kecil’ akan dibagi-bagikan kepada semua adik2 SM sebelum pulang, berikut nasi uduk dan bingkisan Paskah yg isinya coklat, permen dll.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Tentang ‘keranjang kecil’ ini aku ingin sedikit memberi gambaran, </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">karena lebih</span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> dari seharian k<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/keranjang-paskah3.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-17" style="float:right;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/keranjang-paskah3.jpg?w=70&#038;h=95" alt="" width="70" height="95" /></a></span></span>ami (GSM) membuat keranjang antik ini. </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Jumlah keranjang  </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">yang dibuat </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">lebih dari 300 buah. </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Bahannya dari gelas plastik (aqua), </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">dip</span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">otong</span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> setengah mengikuti lengkungan2 </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">yang ada di gelas itu. Selanjutnya bagian bawahnya </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">untuk tempat telur sedangkan </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">untuk tali keranjangnya dipotong melingkar dari</span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> bagian </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">atas dan ‘distepless’ </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">ke kuping kiri-kanan keranjang. Setelah itu keranjang dihias </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">dengan menempelkan </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">kertas2 origami maupun kertas kado yang digunting membentuk</span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> rumput dan kupu2. </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan karena aku lupa mengambil foto keranjang ini aku gambarkan </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">saja kira2 seperti ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</span></span><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pukul 05.00 WIB, adik2 SM sudah berkumpul di gereja, mengenakan kaos seragam SM HKBP Serpong, sama sepertinya GSMn<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>ya juga. Sementara para orang tua mengikuti kebaktian subuh di gereja, di gedung SM pun diadakan kebaktian <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>bersama sebelu<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>m melakukan aktivitas di kelas masing-masing. Ini beberapa foto sebelum acara keb<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>aktian dimulai dan pada saat acara kebaktian s<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>ubuh SM yang dipimpin oleh Pdt. Benget Simamora.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-18" style="float:left;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>   </span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">   <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"><img class="size-medium wp-image-19" style="vertical-align:middle;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">     <a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto61.jpg"><img class="size-medium wp-image-22" style="vertical-align:middle;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto61.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span>       <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto3.jpg"><img class="size-medium wp-image-20" style="vertical-align:middle;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto3.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span>  </span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto16.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23" style="float:right;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto16.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Setelah acara kebaktian bersama, adik2 SM mengikuti kegiatan </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">selanjutnya di kelas masing-masing<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>. T<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>a<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span>pi sebelum masuk kelas masih </span></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">sempat foto dulu nih :) . <span id="more-13"></span></span></span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Adik2 SM kelas 0-5 thn melakukan kreativitas membuat kartu Paskah dan dilanjutkan dengan permainan mencari telur paskah di dalam<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span> ember yang diisi dengan bola-bola plastik. Dalam 1 ember hanya ada 2 telur (telur plastik tentuny<span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span></span></span>a, kalo telur asli bisa bonyok nanti), sedangkan bola plastiknya cukup banyak. Adik2 SM berebut untuk cari telur dan yang dapat duluan akan dapat hadiah. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">      <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto71.jpg"><img class="size-medium wp-image-25" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto71.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span>                       <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto8.jpg"><img class="size-medium wp-image-26" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto8.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>                       </span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto25.jpg"><img class="size-medium wp-image-27" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto25.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg"></a></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk adik2 SM di kelas 1-2 permainannya berupa lomba menyusun puzzle bertuliskan <span> </span>“Akulah Kebangkitan dan Hidup”. Potongan2 puzzle yang akan disusun dicampur dengan potongan puzzle lain yang bertuliskan “Akulah Terang Dunia” sehingga adik2 SM harus lebih teliti memilih potongan puzzle yang akan disusun. Yang paling cepat selesai menyusun dan benar akan mendapat hadiah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">                 <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto13.jpg"><img class="size-medium wp-image-28" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto13.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>                <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto18.jpg"><img class="size-medium wp-image-29" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto18.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>                <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto27.jpg"><img class="size-medium wp-image-30" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto27.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Aktivitas anak2 SM kelas 3-4 hampir sama dengan kelas 1-2, namun puzzlenya berupa kalimat dari  ayat alkitab, Injil Matius dan Markus tentang Kebangkitan Yesus, jadi lebih panjang dan sedikit lebih sulit. Ini foto anak kelas 3-4 </span></span><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">sebelum memulai aktivitas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">                                  <a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto14.jpg"><img class="size-medium wp-image-31" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto14.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>                              <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto151.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-33" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto151.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Nah, kalau untuk adik2 SM kelas 5-6 dan kelas 1 SMP kegiatannya seperti mencari jejak<span>  </span>pramuka yang dilakukan di halaman gereja. Untuk mendapatkan telur Paskah, adik2 SM harus bisa menyelesaikan tugas-tugas ataupun petunjuk yang diberikan oleh GSM di tiap2 Pos. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok yang masing2 terdiri dari 4-5 orang dan mereka bisa berdiskusi dalam menyelesaikan tugas2 / petunjuk yang diberikan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">               <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto21.jpg"><img class="size-medium wp-image-34" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto21.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>                      <a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto22.jpg"><img class="size-medium wp-image-35" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto22.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>                 <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto23.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-36" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto23.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">                   <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto24.jpg"><img class="alignright alignnone size-medium wp-image-37" style="float:right;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto24.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Acara kebaktian umum lebih dulu selesai sehingga para orang tua harus sabar dulu menunggu anak2nya di depan gedung SM.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="EN-US"><span style="font-family:Times New Roman;">Setelah akhirnya seluruh acara perayaan Paskah SM selesai, para GSM bisa bersantai sejenak sambil makan nasi uduk dan telur Paskah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">                                               <span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto28.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-38" style="vertical-align:middle;" src="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto28.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></span></span></span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/threshutasoit.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/threshutasoit.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/threshutasoit.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/threshutasoit.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=threshutasoit.wordpress.com&amp;blog=3268368&amp;post=13&amp;subd=threshutasoit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://threshutasoit.wordpress.com/2008/06/06/perayaan-paskah-sm-hkbp-serpong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/570541a76b8d569564beb33c343ed467?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Theresia Hutasoit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/keranjang-paskah3.jpg?w=225" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto1.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto2.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto61.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto3.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto16.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto71.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto8.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto25.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto13.jpg?w=225" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto18.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto27.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto14.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto151.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto21.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto22.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto23.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto24.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://threshutasoit.files.wordpress.com/2008/06/foto28.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
